setiap peserta harus memahami tanggung jawabnya sebagai representasi sekolah.
GACOO.ID – SMA Negeri 4 Tidore Kepulauan mengutus kontingen Pramuka tingkat Penegak untuk mengikuti Scout Competition Polkester II 2026 yang dipusatkan di Poltekkes Kemenkes Ternate, Maluku Utara, pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, serta mengembangkan jiwa kepemimpinan dan kemandirian peserta didik melalui kegiatan kepramukaan.
Dalam kompetisi yang diikuti peserta dari berbagai sekolah se-Maluku Utara itu, kontingen SMAN 4 Tidore Kepulauan akan berkompetisi pada sejumlah cabang lomba, yakni Cerdas Cermat Pramuka dan Kesehatan, Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Variasi, Dance Semaphore, Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dan Tandu, serta Maket Fisika Sederhana.
Kepala SMAN 4 Tidore Kepulauan, Wirja A. Rahman, mengatakan keikutsertaan peserta didiknya dalam kompetisi tersebut bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan, melainkan menjadi ruang pembelajaran dalam membangun karakter, kedisiplinan, kreativitas, dan kemampuan bekerja sama.
Saat menghubungi media ini, Sabtu (31/10/2026), Wirja menegaskan bahwa setiap peserta harus memahami tanggung jawabnya sebagai representasi sekolah. Karena itu, ia meminta seluruh anggota kontingen menjaga nama baik SMAN 4 Tidore Kepulauan dengan menunjukkan sikap disiplin, santun, sportif, dan menjunjung tinggi persaudaraan.
“Kalian bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama baik SMAN 4 Tidore Kepulauan. Tunjukkan karakter seorang Pramuka Penegak Bantara yang disiplin, santun, mandiri, dan memiliki jiwa korsa. Menang memang menjadi harapan, tetapi adab, etika, dan sikap sportif jauh lebih utama,” ujar Wirja.
Menurut dia, tema kegiatan Aku Bangga Menjadi Pramuka karena Suci dalam Pikiran, Perkataan, dan Perbuatan harus diwujudkan melalui perilaku nyata, bukan sekadar menjadi slogan.

Ia berharap para peserta mampu memperlihatkan keterampilan dan kreativitas sesuai bidang lomba yang diikuti. Pada cabang P3K dan Tandu, misalnya, peserta diharapkan menunjukkan ketangkasan serta pemahaman tentang pertolongan terhadap sesama. Sementara pada lomba Maket Fisika Sederhana, peserta ditantang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan inovatif.
“Anak-anak harus mampu membuktikan bahwa mereka tidak hanya memahami teori kepramukaan, tetapi juga bisa menerapkannya dalam tindakan. Keterampilan menolong sesama, berpikir kreatif, dan menyelesaikan persoalan merupakan bagian penting dari pendidikan karakter,” katanya.
Wirja juga mengingatkan agar para peserta memanfaatkan kompetisi tersebut untuk memperluas pergaulan dan membangun persaudaraan dengan anggota Pramuka dari berbagai sekolah di Maluku Utara.
Menurut dia, persaingan dalam perlombaan tidak boleh menghilangkan semangat kebersamaan. Sebaliknya, pertemuan antargugus depan harus menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengalaman dan memperkaya pengetahuan.
Ia menambahkan, target meraih prestasi dan membawa pulang piala tetap menjadi harapan sekolah. Namun, pengalaman, ilmu baru, serta peningkatan mental dan kepercayaan diri merupakan hasil yang tidak kalah penting.
“Pulanglah bukan hanya membawa piala, tetapi juga membawa ilmu, pengalaman, mental yang lebih kuat, dan cerita inspiratif bagi teman-teman yang belum berkesempatan mengikuti kegiatan ini. Berangkat dengan semangat, bertanding secara sportif, dan pulang dengan prestasi,” tutur Wirja.
Adapun peserta SMAN 4 Tidore Kepulauan yang mengikuti lomba Dance Semaphore berjumlah 16 orang, yakni Putra R. Salindeho, Suhud Andili, Buhari Aptar, Ramdani J. Alting, Dwi Cahyono, I.N. Umar Hasbi Arsad, M. Khairul Taher, Andika Sukardi, Agrelia A. Ilyas, Nursinar Hasanudin, Nurul Fatia F. Sanusi, Ayatul Husna Sainudin, Sitra Jainudin, Firya Saslia Siswanto, Nurani K. Alting, dan Livi Rivana R. Hairullah.
Sementara itu, cabang PBB diikuti 13 peserta, yaitu Putra R. Salindeho, Suhud Andili, Buhari Aptar, Ramdani J. Alting, Dwi Cahyono, I.N. Umar Hasbi Arsad, M. Khairul Taher, Andika Sukardi, Agrelia A. Ilyas, Nursinar Hasanudin, Fatia F. Sanusi, Ayatul Husna Sainudin, dan Ajnawaransha A. Barham.

Pada cabang Maket Fisika Sederhana, sekolah mengutus Ratna Juwita Alting, Srihayuni Safrin, dan Rahmat Adnan. Adapun tim Cerdas Cermat terdiri atas Nayla J. Djuanda, Apriyanti I. Jamal, dan Sriyuliyana R. Jamal.
Melalui keikutsertaan dalam Scout Competition Polkester II 2026, SMAN 4 Tidore Kepulauan berharap para peserta tidak hanya mampu bersaing dan mengukir prestasi, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, berpengetahuan, terampil, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Komentar