HALMAHERA TIMUR — Angin puting beliung menerjang Desa Cemara Jaya, Kecamatan Wasile, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Bencana tersebut menyebabkan satu bangunan Pondok Pesantren Bina Salam Hidayatullah roboh.
Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub meninjau langsung kondisi bangunan yang terdampak pada Selasa (6/10/2026). Peninjauan dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur menerima laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Saya mendapat informasi dari BPBD terkait robohnya satu bangunan di Pondok Hidayatullah Wasile. Karena itu, hari ini kami turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi pascabencana sekaligus melihat kebutuhan yang harus segera ditangani,” kata Ubaid saat meninjau lokasi.
Menurut Ubaid, bangunan yang roboh merupakan fasilitas yang digunakan untuk kegiatan belajar para santri. Karena itu, pemerintah daerah akan mendorong percepatan penanganan agar aktivitas pendidikan tidak terganggu dalam waktu lama.
Ubaid juga mengaku telah berkoordinasi dengan PT JAS untuk membantu pembangunan kembali bangunan yang rusak akibat puting beliung tersebut.
“Saya sudah berkoordinasi dengan PT JAS agar bangunan yang roboh akibat puting beliung ini dapat segera ditangani. Gedung tersebut merupakan tempat belajar para santri dan sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Permintaan tersebut mendapat respons dari PT JAS. Humas perusahaan, Maya, mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi internal untuk mendapatkan persetujuan terkait bantuan pembangunan kembali fasilitas yang terdampak.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan pimpinan perusahaan agar dapat memperoleh persetujuan sehingga proses pembangunan kembali bangunan yang terdampak puting beliung ini bisa segera dilakukan,” kata Maya.
Berdasarkan laporan pemerintah daerah, puting beliung menyebabkan satu bangunan di lingkungan Pondok Pesantren Bina Salam Hidayatullah roboh. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Pemkab Halmahera Timur bersama pihak terkait kini berupaya mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan tersebut agar dapat kembali digunakan untuk mendukung kegiatan belajar para santri.

Komentar