Hukrim
Beranda / Hukrim / Dugaan Pertalite Oplosan Resahkan Warga Ternate, Sejumlah Motor Mogok Usai Mengisi BBM

Dugaan Pertalite Oplosan Resahkan Warga Ternate, Sejumlah Motor Mogok Usai Mengisi BBM

Karikatur Pertalite Ternate

“Buat pengendara di sekitar wilayah Kota Ternate, waspada kalau mau beli minyak. Cek dulu,”

GACOO.ID– Dugaan peredaran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite oplosan meresahkan warga Kota Ternate, Maluku Utara. Sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan mengalami mogok setelah mengisi BBM di sebuah kios eceran, Minggu (1/11/2026).

Peristiwa tersebut mencuat setelah sejumlah anggota komunitas motor trail mengeluhkan kondisi sepeda motor mereka yang mendadak tidak dapat beroperasi seusai mengisi BBM. Selain motor trail, sepeda motor jenis Yamaha Mio juga dilaporkan mengalami masalah serupa.

Dugaan tersebut kemudian viral melalui sebuah video berdurasi 2 menit 58 detik yang diunggah akun TikTok Lipstik Hitam. Dalam rekaman itu, seorang pengendara memperlihatkan cairan berwarna hijau yang disimpan di dalam botol air mineral.

Cairan tersebut dinilai tidak menyerupai bensin karena tampak lebih encer seperti air. Pengendara juga memperlihatkan cairan yang terlihat menguap di dalam botol.

Praktisi Hukum Soroti Penanganan Bansos Halbar, Kejaksaan Diminta Tidak Terjebak Skema Poco-poco

“Buat pengendara di sekitar wilayah Kota Ternate, waspada kalau mau beli minyak. Cek dulu,” ujar pengendara dalam video tersebut.

Dalam rekaman yang sama, pengendara menyebut pemilik kios tempat mereka membeli BBM diduga bukan pihak yang mengetahui persoalan tersebut. Pemilik kios disebut hanya membeli BBM dalam jeriken dari pemasok lain untuk kemudian dijual kembali kepada konsumen.

“Ini bukan minyak, ini bukan bensin. Ini kayak air, kayak soda,” keluhnya.

Ia meminta aparat kepolisian mengusut dugaan peredaran BBM tersebut dan menelusuri pihak yang diduga mencampur maupun memasok bahan bakar bermasalah itu.

Menanggapi keresahan masyarakat, Polres Ternate mulai melakukan penyelidikan. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Ternate, IPTU Arif Budi Aji, mengatakan telah memerintahkan personel untuk turun langsung ke lapangan guna menelusuri informasi tersebut.

GMKI Desak Kejagung Evaluasi Penanganan Kasus Bansos dan RSP Halbar

“Kita selidiki. Sudah saya perintahkan anggota turun langsung per malam ini,” kata Arif.

Meski demikian, polisi mengaku belum mengetahui secara pasti lokasi kios yang diduga menjual BBM bermasalah tersebut. Karena itu, penyidik akan melakukan penyisiran terhadap sejumlah kios penjualan BBM eceran di wilayah Kota Ternate untuk memastikan lokasi kejadian dan menelusuri asal-usul bahan bakar yang dipersoalkan.

“Kita sisir seluruh kios dulu,” ujarnya.

Dugaan peredaran Pertalite oplosan ini tidak bisa dipandang sebagai persoalan biasa. Selain berpotensi merugikan konsumen secara ekonomi, kualitas BBM yang tidak sesuai standar juga dapat mengganggu kinerja mesin, merusak komponen kendaraan, bahkan berisiko menimbulkan bahaya keselamatan.

Namun, dugaan tersebut tetap harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan pengujian sampel BBM oleh pihak berwenang. Kepolisian perlu menelusuri rantai distribusi, mulai dari pemasok hingga pengecer, agar sumber persoalan dapat diidentifikasi dan pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai ketentuan hukum.

Menaker Bedah Budaya K3 di IWIP, Human Error Bukan Satu-satunya Penyebab Kecelakaan

Di sisi lain, masyarakat diimbau lebih berhati-hati saat membeli BBM eceran dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan indikasi penjualan bahan bakar yang tidak wajar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share with