TIDORE — Pengurus Ta’mir Masjid dan Majelis Ta’lim At-Taubah, Kelurahan Tomagoba, Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, dikukuhkan pada Jumat (25/9/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peresmian aktivitas keagamaan di Masjid At-Taubah yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Jumat perdana.
Kegiatan itu mengusung tema “Dari Masjid Kita Bangun Ukhuwah, Dari Majelis Ta’lim Kita Bangun Generasi, Dari Tomagoba Kita Tebarkan Cahaya Islam”.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan, H. Lukmanuddin Abd. Rahman, S.Fil., M.H., mengukuhkan kepengurusan Ta’mir Masjid At-Taubah dan Majelis Ta’lim At-Taubah. Ia sekaligus bertindak sebagai khatib dalam shalat Jumat perdana.
Dalam kepengurusan Ta’mir Masjid At-Taubah, H. Rudy Ipaenin, S.STP., M.H., dipercaya sebagai ketua. Ia didampingi Jamaludin Mukaram sebagai wakil ketua.
Sementara itu, Ahmad Haidir Marasabessy, S.P., menjabat sebagai sekretaris dan Ismail Mahifa sebagai wakil sekretaris. Posisi bendahara dipercayakan kepada Karim Salasa, S.IP. Kepengurusan tersebut dilengkapi sejumlah bidang dan anggota.
Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian pembacaan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dan Pengesahan Ta’mir Masjid At-Taubah dan Majelis Ta’lim At-Taubah.

Setelah pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Ta’mir Masjid At-Taubah, Kepala Kelurahan Tomagoba, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan.
Dalam sambutannya, Lukmanuddin berharap Masjid At-Taubah tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga berkembang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia mendorong pengurus masjid menyusun berbagai program yang dapat menarik masyarakat untuk datang dan memakmurkan masjid.

Lukmanuddin mencontohkan Masjid Sejuta Pemuda di Sukabumi yang memiliki sejumlah program pelayanan masyarakat, termasuk pembagian makanan gratis setiap hari dan fasilitas bagi para musafir.
Menurut dia, model pengelolaan masjid seperti itu dapat menjadi inspirasi bagi pengurus Masjid At-Taubah dalam mengembangkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Tomagoba.
Ia juga berharap Ta’mir Masjid At-Taubah dan Majelis Ta’lim At-Taubah dapat mengambil peran dalam membina masyarakat, memperkuat ukhuwah, serta menghadirkan kemaslahatan bagi lingkungan sekitar.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan shalat Jumat perdana di Masjid At-Taubah.
Dengan terbentuknya kepengurusan Ta’mir Masjid dan Majelis Ta’lim, Masjid At-Taubah diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga menjadi ruang pembinaan keagamaan, pendidikan generasi, serta penguatan hubungan sosial masyarakat Kelurahan Tomagoba.

Komentar