TERNATE — Pemerintah Kota Ternate mulai mematangkan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Induk 2027. Penyusunan anggaran dilakukan dengan menyesuaikan program dan kegiatan pemerintah daerah terhadap proyeksi kemampuan pendapatan.
Kepala Bappelitbangda Kota Ternate Thamrin Marsaoly mengatakan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menyelesaikan Rencana Kerja (Renja) beserta rancangan program dan kegiatan.
“Tinggal kita sesuaikan dengan skema pendapatan daerah,” kata Thamrin, Kamis (1/10/2026).
Dalam proses tersebut, Pemkot Ternate memperoleh tambahan ruang fiskal setelah pembiayaan 3.546 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dialihkan menjadi kewenangan pemerintah pusat.
Pengalihan pembiayaan itu membuat pemerintah daerah menghemat anggaran lebih dari Rp60 miliar. Ruang fiskal tersebut selanjutnya dapat menjadi pertimbangan dalam penataan kembali prioritas belanja pada APBD 2027.
Meski demikian, Pemkot Ternate masih menunggu kepastian besaran Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Berdasarkan informasi sementara yang diterima pemerintah daerah, nilai TKD diperkirakan relatif stabil.
Sementara itu, rincian Dana Bagi Hasil (DBH) masih dalam tahap pengecekan untuk memastikan proyeksi pendapatan daerah yang akan menjadi dasar penyusunan APBD 2027.
Dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkot Ternate memproyeksikan penerimaan pada 2027 berada di kisaran Rp150 miliar hingga Rp160 miliar.
Di tengah penyusunan APBD, pemerintah daerah juga masih memiliki kewajiban keuangan yang harus dituntaskan. Thamrin menyebut sisa utang daerah saat ini sekitar Rp110 miliar.
Pemkot Ternate menargetkan kewajiban tersebut dapat diselesaikan dalam dua bulan terakhir tahun anggaran berjalan.
“Harapannya bisa diselesaikan dalam sisa waktu dua bulan ini,” ujarnya.
Pelunasan kewajiban tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan fiskal daerah sekaligus memastikan penyusunan APBD 2027 dilakukan berdasarkan kemampuan keuangan yang realistis.
Selanjutnya, Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman dijadwalkan menyampaikan rancangan APBD Induk 2027 secara resmi.
Setelah penyampaian tersebut, seluruh OPD akan dipanggil untuk membahas kebutuhan anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan DPRD Kota Ternate.
Pembahasan itu akan menentukan penyesuaian program dan kegiatan masing-masing OPD dengan kapasitas fiskal daerah serta struktur pendapatan yang telah ditetapkan.

Komentar