keberadaan kantor baru menjadi kebutuhan strategis untuk menunjang aktivitas organisasi
GACOO.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Maluku Utara resmi memiliki kantor baru di Kelurahan Maliaro, Kota Ternate. Peresmian kantor tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan target kemenangan partai pada Pemilu 2029.
Peresmian yang berlangsung Senin (2/11/2026) itu dihadiri Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Herman Khaeron, Ketua DPD Demokrat Maluku Utara M. Rahmi Husen, serta jajaran pengurus dan kader partai.
Dalam sambutannya, Rahmi Husen menyampaikan apresiasi kepada Bendahara Umum DPD Demokrat Maluku Utara, Nasri Abubakar, yang selama ini memberikan fasilitas rumah pribadinya sebagai kantor partai tanpa dipungut biaya.
Rahmi mengatakan, sejak kepengurusan periode 2022-2026 dilantik, aktivitas sekretariat DPD Demokrat Maluku Utara berlangsung di rumah Nasri Abubakar.
“Kita harus berterima kasih kepada Pak Bendum, Pak Nasri, karena sejak kami dilantik periode 2022-2026 ini, kami memakai rumah beliau sebagai kantor tanpa sewa sepersen pun,” ujar Rahmi.
Menurut Rahmi, keberadaan kantor baru menjadi kebutuhan strategis untuk menunjang aktivitas organisasi, memperkuat konsolidasi, serta menggerakkan kerja-kerja politik partai di Maluku Utara.
Ia menilai lokasi kantor tersebut cukup representatif karena memiliki pemandangan luas yang menghadap sejumlah wilayah di Maluku Utara, termasuk Pulau Tidore dan sebagian wilayah Halmahera.
Sementara itu, Sekjen DPP Partai Demokrat Herman Khaeron menegaskan, keberadaan kantor definitif bukan sekadar fasilitas administrasi atau tempat berkumpulnya pengurus. Lebih dari itu, kantor partai merupakan simbol martabat, kebanggaan, dan identitas seluruh kader.
“Kantor ini adalah simbol martabat, simbol kebanggaan dari seluruh kader Partai Demokrat yang selama ini tidak memiliki tempat permanen,” kata Herman.
Ia mengapresiasi kerja keras jajaran pengurus DPD Demokrat Maluku Utara yang berhasil mewujudkan kantor permanen di tengah berbagai tantangan.
Menurut Herman, kepemilikan aset bersama (common property) penting untuk membangun rasa memiliki, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat perjuangan seluruh kader.
Namun, ia mengingatkan agar keberadaan kantor baru tidak hanya dimaknai sebagai pencapaian fisik organisasi. Kantor tersebut harus menjadi pusat perumusan program dan kerja politik yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Herman meminta seluruh kader menjadikan kantor baru itu sebagai titik awal untuk memperkuat konsolidasi dan meningkatkan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Oleh karena itu, ke depan jadikanlah ini bukan hanya kantor yang bisa melihat seluruh pulau-pulau yang ada di Maluku Utara, Tidore kelihatan dari sini, Sofifi kelihatan juga dari sini. Namun juga bisa melihat realitas masyarakat dari kantor ini, sehingga kita bisa memberikan yang terbaik bagi rakyat,” tegasnya.
Herman juga mengingatkan jajaran Demokrat Maluku Utara agar terus merapatkan barisan dan menjaga soliditas organisasi untuk menghadapi agenda politik mendatang.
Ia menegaskan, seluruh kader harus bekerja secara terukur dan memperkuat basis dukungan masyarakat guna mengamankan target kemenangan Partai Demokrat pada Pemilu 2029.

Komentar