“Berdasarkan hasil penghitungan suara, Dedi Togubu memperoleh 610 suara, Rizqi Yusuf 463 suara, sedangkan Zulkifli Samsudin meraih 120 suara,”
GACOO.IDโ Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Ikatan Keluarga Tidore Kepulauan (IKTK) Halmahera Tengah, Al Mukarramah Hi. Abd Kadir, menegaskan bahwa pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) II IKTK telah berlangsung sesuai prosedur dan kesepakatan bersama.
Ia memastikan Dedi Togubu merupakan pemenang sah dalam pemilihan ketua organisasi tersebut. Karena itu, klaim kemenangan pihak lain di luar Dedi Togubu dinilai sebagai informasi tidak benar yang berpotensi menyesatkan anggota dan memicu perpecahan organisasi.
“Berdasarkan hasil penghitungan suara, Dedi Togubu memperoleh 610 suara, Rizqi Yusuf 463 suara, sedangkan Zulkifli Samsudin meraih 120 suara,” kata Al Mukarramah kepada media ini, Jumat (30/10/2026).
Dengan hasil tersebut, Al Mukarramah meminta seluruh anggota menerima keputusan musyawarah secara dewasa dan menghormati hasil pemilihan. Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang menyebarkan selebaran atau flyer kemenangan dengan mencantumkan nama selain Dedi Togubu.
“Keputusan hasil musyawarah IKTK Lingkar Tambang Halmahera Tengah sudah jelas. Saya berharap seluruh anggota tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar,” ujarnya.
Al Mukarramah menduga munculnya isu dualisme merupakan upaya pihak tertentu membangun opini seolah-olah terjadi perpecahan kepengurusan di tubuh IKTK Lingkar Tambang Halmahera Tengah.
Ia membantah anggapan tersebut dan menegaskan bahwa organisasi tidak mengalami dualisme kepemimpinan. Menurut dia, hasil penghitungan suara telah memberikan legitimasi yang jelas mengenai calon yang memperoleh dukungan terbanyak.
“Saya tegaskan sekali lagi, yang menang adalah Dedi Togubu. Tidak ada dualisme. Itu isu liar yang sengaja dibangun oleh kelompok yang belum dewasa dalam berorganisasi,” tegasnya.
Ia berharap seluruh elemen keluarga besar IKTK dapat menghormati hasil musyawarah dan kembali memperkuat persatuan organisasi. Perbedaan pilihan dalam proses demokrasi, kata dia, semestinya tidak menjadi alasan untuk merusak solidaritas dan hubungan kekeluargaan.

Komentar