“Terima kasih atas kepercayaannya sehingga saya terpilih sebagai ketua. Ini adalah amanah, dan saya akan menjalankan organisasi ini sesuai visi dan misi saya,”
GACOO.ID — Dedi Togubu terpilih sebagai Ketua Ikatan Keluarga Tidore Kepulauan (IKTK) lingkar tambang Halmahera Tengah, periode 2026–2029 setelah memperoleh 610 suara dalam pemilihan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara. Hasil penghitungan suara diumumkan pada Kamis (29/10/2026) dini hari, setelah proses pemilihan diwarnai keberatan dari tim calon nomor urut 2 dan 3.
Berdasarkan hasil penghitungan suara hingga pukul 02.49 WIT, Dedi Togubu, calon nomor urut 1, unggul atas dua pesaingnya. Rizqi Yusuf, calon nomor urut 2, memperoleh 463 suara, sedangkan Zulkifli Samsudin, calon nomor urut 3, meraih 120 suara.
Panitia mencatat sebanyak 1.212 orang mengikuti pemilihan berdasarkan daftar hadir. Dari jumlah tersebut, tercatat 1.193 suara sah dan lainnya suara rusak. Suara rusak tersebut disebabkan adanya pemilih yang menulis nomor calon secara ganda dalam surat suara.

Sebelumnya, panitia menjadwalkan pemungutan suara berlangsung pada Rabu (28/10/2026), pukul 15.00–23.00 WIT. Namun, proses penghitungan suara mengalami keterlambatan setelah tim dan calon nomor urut 2 dan 3 mengajukan keberatan terhadap persyaratan pemilih yang telah disepakati panitia.
Keberatan tersebut berujung pada cekcok dan ketegangan di lokasi musyawarah. Menurut keterangan dalam proses pemilihan, pihak yang mengajukan keberatan belum dapat membuktikan dugaan pelanggaran yang mereka persoalkan.
Plt Ketua IKTK, Almukarram, akhirnya memerintahkan petugas tetap melanjutkan penghitungan suara sesuai mekanisme pemilihan. Penghitungan yang semula dijadwalkan pada pukul 23.00 WIT baru dimulai sekitar pukul 01.00 WIT, Kamis (29/10/2026).
Menjelang penghitungan, tim dan calon nomor urut 2 dan 3 meninggalkan lokasi musyawarah. Penghitungan suara kemudian tetap dilaksanakan oleh petugas sesuai mekanisme yang ditetapkan panitia.
Dedi Sebut Kemenangan Bersama
Setelah dinyatakan terpilih, Dedi menyebut kemenangannya sebagai hasil kerja bersama tim dan simpatisan yang telah berjuang selama kurang lebih satu bulan.
“Terima kasih atas kepercayaannya sehingga saya terpilih sebagai ketua. Ini adalah amanah, dan saya akan menjalankan organisasi ini sesuai visi dan misi saya,” kata Dedi.
Menanggapi sikap tim dan dua calon lainnya yang meninggalkan arena sebelum penghitungan suara, Dedi menyatakan bahwa seluruh tahapan pemilihan telah dilalui berdasarkan kesepakatan dalam rapat panitia.
“Semua tahapan sudah kita lalui sesuai kesepakatan rapat panitia. Jika ada yang keberatan, itu hanyalah sikap subjektif. Itu hal biasa dalam dinamika organisasi,” ujarnya.
Dedi juga mengingatkan seluruh pihak agar menyikapi hasil pemilihan secara dewasa. Menurut dia, dalam setiap kontestasi pasti ada pihak yang menang dan kalah sehingga hasil pemilihan harus diterima dengan lapang dada.
“Kalau tidak ingin kalah, jangan calon. Kita semua harus dewasa dan legowo terhadap proses yang ada. Mari kita menjaga kekeluargaan ini secara bersama,” tutupnya.
Terpilihnya Dedi menjadi awal kepemimpinan baru IKTK untuk periode 2026–2029. Di tengah dinamika yang mengiringi proses pemilihan, penerimaan hasil secara terbuka dan penyelesaian keberatan melalui mekanisme organisasi menjadi penting untuk menjaga persatuan keluarga besar IKTK.

Komentar